Kamis, 26 Desember 2013

Natal

     Masih dengan suasana natal, natal tahun ini terasa berbeda, tanpa kartun dan tanpa mendengar ocehan mereka untuk Pika (9 tahun) yang selalu ke gereja dekat rumah saat natal dan paskah. Libur 2 hari tidak menjadikan tanggal 25 Desember kemarin istimewa, bangun jam 10 dengan keadaan kost sepi juga rintik hujan yang setia menemani sampai sore hari. Mager, rasa-rasanya kasur adalah tempat ternyaman untuk saat itu. Tanpa pedli tugas seabrek dan janji-janji untuk bermain bersama, mengabaikan ruang 3x3 yang tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal itu.

Minggu, 10 November 2013

Rindu untuk Yoola

Kamu apa kabar sayang? Kamu kangen tante?

Baru 6 minggu saya tak mendengar tawanya, biasanya suaranya adalah yang membangunkanku setiap pagi ketika di rumah, mengetuk pintu kamarku dengan tangan kecilnya sambil memanggilku

'Tete.. tete" membuat semangat untuk memulai hari.

Rabu, 06 November 2013

Romantis Manis

Kamu suka film ini ?
 – Suka, kenapa?
Emang kenapa?
–Suka aja, kalimatnya simpel tapi ngena, kamu tahu enggak kaliamat paling romantis yang pernah aku dengar?
Aku sayang kamu bodoh
Radit and Jani?
-Iya, manis banget menurut aku.
Dari mananya?

Selasa, 22 Oktober 2013

Timbangan Apotek 1


Beberapa minggu terakhir aku sering keluar masuk apotek, tepatnya di daerah Dinoyo. Jangan tanya kenapa, alasannya bukan sama seperti kebanyakan orang, untuk membeli obat, agaknya apotek ini telah beralih fungsi bagiku yaitu untuk mengetahui apakah berat badan naik atau turun.
Ini berawal saat mengikuti suatu program diet, yang sedang menjadi trending topik. Satu hari berlalu dan rasa penasaran itu muncul. 

Kamis, 03 Oktober 2013

Gadis Berkacamata dan Penyakit Lupa I

      Bukan malam yang biasanya di buat untuk seorang pujangga, siang dengan teriknya matahari di atas kepala. Gadis berkacamata itu berjalan seperti biasa, penuh kepercayaan diri pandangannya tertuju kedepan, bibirnya sesekali menciut atau mengembang, entah apa yang sedang dipikirkannya. Memasuki sebuah gedung, espresinya masih sama, sulit ditebak, langkahnya tanpa ragu, malu bahka telah hilang di otaknya.

     "Hey kamu, apa kabar?" Sebuah suara memecah kebisingan di tengah ruangan itu.
   
     "Hey, hey, mau ke mana sih?"

Minggu, 22 September 2013

Waktu tanpa Jarak dengan Rindu

Waktu rasanya sangat mahal saat ini,
Ketika hanya kita habiskan untuk saling memaki dan menyalahkan,
Untuk berburuk sangka dan memperburuk keadaan.

Jarak, sudah sangat dekat.
Untuk berangkulan adalah hal yang mudah,
namun akan sulit hanya untuk mengerti.


Kamis, 23 Mei 2013

Maju atau Mundur

Kekagumanmu tidak akan pernah menjadi cinta jika kamu takut untuk memperjuangkan.
Apa yang kamu tunggu?
Ada perempuan lain yang datang dan kamu terlupakan?
Kamu hanya sebatas kamu, tanpa embel-embel yang lebih tinggi dari teman jika kamu hanya diam.

Puaskah hanya dengan mengagumi?
Yang ku tahu ketulusanku selalu ingin terbayar.

Rabu, 22 Mei 2013

Masanya di Nostalgia

Di berada di tengah-tengah kebimbangan, untuk terus menengok kebelakang atau maju melupakan.

Dengan harapan yang besar menunggu bahunya di tepuk untuk di janjikan sebuah impian.
Deg-degkan masih ia rasakan ketika hanya tiga kata dia kirimkan. PING!
Menunggu,
waktu seakan berhenti dan ternyata tanpa balasan.

Dia tak pernah putus asa walau terkadang ragu dengan apa yang akan dilakukan.

Hati Otak dan Mata

Jam terus berdetak dan kamu belum tidur,
Waktu terus berjalan dan kamu belum lelah,
Mereka sudah meneriaki tapi kamu terus bertahan,

Ini bukan siang dengan teriknya yang terang,
Bukan sore dengan sinarnya yang hangat,
Bukan malam dengan lembut cahaya rembulan bertabur kilaunya bintang,
Ini bukan pagi dengan embun suara kokok ayam jantan,

Dia sudah lelah dengan bayangan dan gambar yang berkelebatan
Dia sudah merah dengan sinar yang dibiaskan
Dia merana jika kamu terus memaksakan
Tapi dia menuruti dengan hati yang senang dan pikiran yang gamblang.

Kamu Harapanmu Usahamu dan Tuhanmu

Aku bertanya bagaimana kamu bisa bertahan sampai sini. Satu tahun lebih bukan waktu yang sebentar untuk hanya bisa dekat dengan seseorang tanpa memiliki. Perjuangan-perjuanganmu tak bisa diacuhkan, dia melihat kamu mendaki untuk mengejar, nyatanya dia hanya diam, takut untuk mengulurkan tangan.

Katamu belum saatnya, hatimu percaya rasanya sama dengan rasamu yang tumbuh subur dan berkembang.
Kataku dia tak serius, pria serius selalu dapat mempertaruhkan segalanya untuk berjuang, terlalu ciut nyalinya jika hanya beralaskan harta, tapi kamu sabar dan terus berjuang. Kamu memang gigih, terlalu tegar untuk seorang wanita yang telah menunggu lama tapi tak pernah dihampiri. Dia yang takut mencoba tak seharusnya kamu perjuangkan, tapi itulah kamu dengan segala positive thinkingmu.

Kamu percaya bahwa di setiap usaha ada doa di dalam doa ada sebuah senyum yang menunggu akhirnya. Kamu meyakini perjuanganmu tak pernah sia-sia, bahwa Tuhan selalu mengabulkan apa yang terkandung di tiap alunan lirih bibirmu saat menyebut namanya.

Selasa, 21 Mei 2013

Sampah

   Kadang aku berfikir bahwa kita terlalu berbeda dalam semua. Kamu dengan flamboyanmu dan bibir yang selalu tertarik kesamping memperjelas lesung pipitmu, aku bibir mungilku bertambah kecil ketika ku kerutkan dengan pandangan sayu, letih dan bosan yang tertera jelas di wajahku. Yang pasti aku tahu ini bukan tipemu.

   Aku bukan seorang pintar dalam segala hal, dalam musik yang ku harap dapat menjadi jenius dan mulai membuka peluang-peluang untuk menghabiskan waktu berjam-jam membicarakn jiwamu itu, sayangnya aku bukan, atau seorang yang pandai menghafal teori dan dapat menjawab setiap pertanyaanmu, dan aku juga bukan itu. 

  Aku hanya aku yang jatuh cinta ketika melihatmu tersenyum. Berharap dengan sedikit perjuangan yang mereka remehkan. Ini masih kurang untuk dapat kau lihat ? Beritahu aku jika kamu telah sadar dengan ini seberapa jauh lagi agar aku dapat berjejeran melangkah bersammau.

Stuck

Terlalu banyak yang berkoar, menyakitkan ketika mereka tidak pernah tahu kenyataan.
Aku yang menjalani, aku yang tahu bagaimana ceritaku terbingkai.

Masalalu memang tak pernah bisa di rubah
jadi takan pernah ku sesali apa yang telah terjadi,
Tapi masa depan kita yang menentukan.
Dan inginku adalah menjadi bagian untuk sebuah cerita hidupmu,
Bukan seorang yang menunggumu di atas,
Tapi seorang yang mendaki bersamamu.

Minggu, 28 April 2013

Robot Biksu dan Mr. Tea


Ada sebuah buku yang pernah saya baca sekilas pada saat rapat societo, punya seorang teman, judulnya adalah “Cacing dan Kotoran Kesayangannya” dari Ajahn Brahm, seorang bikthu dalam salah satu cerita di buku itu menyebutkan tentang robot biksu. Seseorang yang digambarkan sangat baik dan pengasih.

Senin, 22 April 2013

God Is a Good Director

20 April 2013,

Setaun yang lalu kurang lebihnya, di sebuah acara yang sama. Saya punya niat ganda. Postingan saya masih ada, masih tentang kamu Albury, masih tentang harapan akan keajaiban yang meyakinkan saya bahwa kamu nyata, kamu ada. Diam-diam saya berdoa "Berharap bertemu kamu disini" itu doa saya satu tahun lalu.
Nyatanya gak ada kamu disana, Saya pikir Tuhan tidak akan mengabulkan doa itu, hanya sebuah tindakan sosial yang saya tunjukan untuk kamu, saya yang meyakini kamu nyata tapi kamu hanya sebuah buram di hidup saya. Kamu tidak hadir di sana. Tidak ada.

Kemarin saya mengikuti acara yang sama, tanpa doa lain yang mengikutinya. Hanya sebatas peraduan nasib untuk menjadi yang terbaik. Tanpa niat bertemu kamu yang namanya masih tertera jelas di tombol search twitterku, tidak untuk melihat kamu yang satu tahun lalu menjadi obsesiku, yang baru kemarin namamu ku buang di tempat sampah pojok kamar. Aku meninggalkan Albury menuju yang lebih mudah kugapai.

Rabu, 17 April 2013

Perjuangan untuk "AOI"

Aku menungu waktu lama untuk dapat bersamamu lagi, berjalan bersama dan melewati jalan-jalan dengan musik yang kita buat. Hanya aku dan kamu, kadang kala ada satu dua orang ikut dalam perjalanan kita.

Senin, 25 Februari 2013

Ah

Hanya sebentar,
Aku menengok kebelakang, Senyum menghiasi wajahmu,
Aku tertegun, Aku diam, Dengan bodoh kubalas dengan cengiran
Menyesal tak ku berikan senyum terbaikku,

Jantungku belum berdetak normal,
Di tambah kalimat singkat dari bibirmu.
Kalimat biasa yang mampu menerbangkanku ke awan,
Aku gila hanya dengan hal sederhana itu.

Jumat, 04 Januari 2013

Ketakutan

   Selalu ada 2 sisi berbeda dari segala sesuatu, kenyamanan saya selalu diikuti kekhawatiran. Tentang pendapat orang yang menyakitkan, tentang sesuatu yang saya rasa tidak nyaman untuk saya lakukan tapi saya menginginkanya, saya mencintai jiwanya, bukan tubuhnya kasaranya seperti itu. Ketakutan-ketakutan saya seakan tidak pernah beralasan ketika diikuti sebuah fakta yang terdapat di belakangnya. Kadang pandangan mereka memuji bukan mencemooh, kadang mereka memperhatikan bukan mengabaikan. 

    Hari inipun demikian, saya merasa sendirian di tengah hingar-bingar dan sinar terang mereka, sinar saya seolah kurang terang untuk ikut merasakan apa yang sebenarnya terjadi. Saya kurang percaya diri dengan segalanya ketika bersama mereka, bukan menjadi diri saya sendiri, lebih sering menggunakan topeng kediaman untuk membuat saya berada di zona nyaman. 

      Banyak tapi dan tapi selalu yang bergelantungan, ingin apa tapi tapi itu tidakkah mereka jatuh hingga saya tidak memikirkan tapi lagi untuk apa yang akan saya tempuh.? Terkadang tapi itu menjadi ketakutan sendiri dalam diri saya, tapi jika tidak sempurna? hal utama yang selalu membatasi pikiran dan apa yang akan kita kerjakan, sebuah karya misalnya, hanya dengan sebuah kata "tapi" mungkin butuh waktu beberapa hari, minggu dan bahkan tahun untuk memprosesnya itupun tidak akan sempurna.