Aku yang menjalani, aku yang tahu bagaimana ceritaku terbingkai.
Masalalu memang tak pernah bisa di rubah
jadi takan pernah ku sesali apa yang telah terjadi,
Tapi masa depan kita yang menentukan.
Dan inginku adalah menjadi bagian untuk sebuah cerita hidupmu,
Bukan seorang yang menunggumu di atas,
Tentang kamu yang selalu kusebut dalam ceritaku,
Tentang kamu yang selalu kurangkai untuk datang di mimpiku,
Hanya mimpi ? hanya mimpi untuk saat ini dan aku puas.
Hanya mimpi karena mimpiku selalu nyata.
Terlalu banyak berharap katamu takan pernah mendapatkan apapun
Ini bukan hanya harapan tapi juga usaha,
Dalam setiap diamku teruntai doa-doa untuk masa depanku.
Mungkin hanya mimpiku,
mungkin hanya harapanku,
mungkin hanya harapanku,
Terserah aku anak manusia yang hanya puas untuk menggambar masa depan.
Ketika banyak yang bilang aku menyerah,
Kamu sadarlah aku hanya diam,
berfikir tentang langkah bagaimana yang bisa membuatku mengejar untuk dapat menyamakan langkah bersamamu.
berfikir tentang langkah bagaimana yang bisa membuatku mengejar untuk dapat menyamakan langkah bersamamu.
Kamu terlalu bodoh, untuk dapat mengerti rasaku yang telah semua orang tahu.
Yang pasti ku yakinkan aku tak akan berhenti sekarang.
Stuck untukmu tidak akan pernah ada di kamusku,
Saat ini
untuk nanti aku juga tak mengerti.
Aku hanya anak manusia yang punya rasa bosan, walau kecintaanku padamu adalah kegilaan
Aku akan bosan ketika kamu yang bodoh akan pura-pura bodoh dengan rasaku yang tak tertutupi hingga semua orang mengerti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar