Ada sebuah buku yang pernah saya baca sekilas pada saat rapat
societo, punya seorang teman, judulnya adalah “Cacing dan Kotoran
Kesayangannya” dari Ajahn Brahm, seorang bikthu dalam salah satu cerita di buku
itu menyebutkan tentang robot biksu. Seseorang yang digambarkan sangat baik dan
pengasih.
Saya memang belum banyak
tahu tentang kamu, yang saya lihat kamu adalah seorang kaku yang sangat
menikmati hidup dan menjalani segalanya dengan amat santai. Dengan senyum
selalu terkembang dengan passion musik yang menggebu-gebu.
Apalagi? Dengan segala
kewelas asihan kamu, terserah jika mereka selalu mempertanyakan keistimewaan
kamu. Saya tak pernah peduli, ketika omongan mereka yang banyak tahu bersautan.
Mereka sebenarnya hanya pemanis cerita seorang gadis yang mengagumi seorang
pria baik dan santai yang selalu tersenyum. Bagian kecilnya yang ikut tertawa
dan ikut ber ah uh ria. Dan tanpa mereka saya tidak akan pernah menggilai kamu
sampai disini.
Robot Biksu adalah julukan
yang saya berikan untuk kamu, mengapa? Seperti hal di atas, bagi saya kamu
adalah robot budha, penuh senyum dan welas asih, jarang saya melihat kamu marah
atau tersinggung. Pembawaan kamu yang santai membuat segalanya menjadi nyaman
sekaligus menegangkan. Saya yang selalu menebak-nebak apalagi balasan dari apa
yang saya pertaruhkan untuk hanya sekedar menyapa atau tersenyum padamu. Kamu
selalu tersenyum karna kamu Robot Biksu.
Penampilanmu tak pernah
menggambarkan kepribadianmu, dari otakmu selalu hadir ide-ide terpuji tentang
mereka yang kita anggap kekurangan. Kesadaran diri mungkin saja, yang pasti
kamu selalu memandang segala hal dengan positive thingking, berfikir dewasa
katamu.
Kenyataanya kamu hanya
manusia biasa, punya banyak nafsu juga. Sisi lain kamu adalah Mr.Tea. Karena
saya sering melihat kamu minum Teh, alasan yang simpel bukan untuk memberikan
julukan seseorang. Teh itu lembut namun berwarna sedikit mencolok, bening.
Seperti kamu, lembut walaupun luarnya acak-acakan.
Sering juga saya menemukan
sesuatu yang berbeda dari kamu, aslinya yang dapat saya tangkap adalah kamu
sebenarnya juga membutuhkan seseorang untuk mengingatkan. Tentang apa yang
tidak kamu sukai tapi tetap harus kamu kerjakan, atau alasan-alasan yang kamu
tuturkan untuk membuat hal yang tidak kamu sukai itu termaklumi. Seperti rasa
teh yang kamu minum untuk menghilangkan bau rokok, sedikit asem, manis untuk
senyummu.
Ada lagi tentang kamu yang
tidak bisa dihilangkan, idemu yang tinggi dan luar biasa melenceng, brillian.
Kamu memang punya banyak bayangan, mungkin tadi hanya sedikit gambaran yang
bisa saya lihat saat ini. Ingin melihat lebih banyak sifat kamu yang masih
tertutupi, adakah waktu untuk saya nanti? Tolong berikan Robot Biksu dan Mr.
Tea :’’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar