Minggu, 28 April 2013

Robot Biksu dan Mr. Tea


Ada sebuah buku yang pernah saya baca sekilas pada saat rapat societo, punya seorang teman, judulnya adalah “Cacing dan Kotoran Kesayangannya” dari Ajahn Brahm, seorang bikthu dalam salah satu cerita di buku itu menyebutkan tentang robot biksu. Seseorang yang digambarkan sangat baik dan pengasih.
     Saya memang belum banyak tahu tentang kamu, yang saya lihat kamu adalah seorang kaku yang sangat menikmati hidup dan menjalani segalanya dengan amat santai. Dengan senyum selalu terkembang dengan passion musik yang menggebu-gebu.
     Apalagi? Dengan segala kewelas asihan kamu, terserah jika mereka selalu mempertanyakan keistimewaan kamu. Saya tak pernah peduli, ketika omongan mereka yang banyak tahu bersautan. Mereka sebenarnya hanya pemanis cerita seorang gadis yang mengagumi seorang pria baik dan santai yang selalu tersenyum. Bagian kecilnya yang ikut tertawa dan ikut ber ah uh ria. Dan tanpa mereka saya tidak akan pernah menggilai kamu sampai disini.
     Robot Biksu adalah julukan yang saya berikan untuk kamu, mengapa? Seperti hal di atas, bagi saya kamu adalah robot budha, penuh senyum dan welas asih, jarang saya melihat kamu marah atau tersinggung. Pembawaan kamu yang santai membuat segalanya menjadi nyaman sekaligus menegangkan. Saya yang selalu menebak-nebak apalagi balasan dari apa yang saya pertaruhkan untuk hanya sekedar menyapa atau tersenyum padamu. Kamu selalu tersenyum karna kamu Robot Biksu.
     Penampilanmu tak pernah menggambarkan kepribadianmu, dari otakmu selalu hadir ide-ide terpuji tentang mereka yang kita anggap kekurangan. Kesadaran diri mungkin saja, yang pasti kamu selalu memandang segala hal dengan positive thingking, berfikir dewasa katamu.
     Kenyataanya kamu hanya manusia biasa, punya banyak nafsu juga. Sisi lain kamu adalah Mr.Tea. Karena saya sering melihat kamu minum Teh, alasan yang simpel bukan untuk memberikan julukan seseorang. Teh itu lembut namun berwarna sedikit mencolok, bening. Seperti kamu, lembut walaupun luarnya acak-acakan.
     Sering juga saya menemukan sesuatu yang berbeda dari kamu, aslinya yang dapat saya tangkap adalah kamu sebenarnya juga membutuhkan seseorang untuk mengingatkan. Tentang apa yang tidak kamu sukai tapi tetap harus kamu kerjakan, atau alasan-alasan yang kamu tuturkan untuk membuat hal yang tidak kamu sukai itu termaklumi. Seperti rasa teh yang kamu minum untuk menghilangkan bau rokok, sedikit asem, manis untuk senyummu.
     Ada lagi tentang kamu yang tidak bisa dihilangkan, idemu yang tinggi dan luar biasa melenceng, brillian. Kamu memang punya banyak bayangan, mungkin tadi hanya sedikit gambaran yang bisa saya lihat saat ini. Ingin melihat lebih banyak sifat kamu yang masih tertutupi, adakah waktu untuk saya nanti? Tolong berikan Robot Biksu dan Mr. Tea :’’.
      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar