Hanya sebentar,
Aku menengok kebelakang, Senyum menghiasi wajahmu,
Aku tertegun, Aku diam, Dengan bodoh kubalas dengan cengiran
Menyesal tak ku berikan senyum terbaikku,
Jantungku belum berdetak normal,
Di tambah kalimat singkat dari bibirmu.
Kalimat biasa yang mampu menerbangkanku ke awan,
Aku gila hanya dengan hal sederhana itu.
Bingung harus bersikap bagaimana dengan semua itu,
Seperti ada yang menggelitik di sini,
Aku malu ketika ku sadari tingkah gilaku.
Rasa apa ini?
Tuhan aku menikmati setiap detik dari rasa yang ku rasakan.
Ada yang menggelitik di relung hati
Lama tak kurasakanya.
Aku masih jelas mengenali rasa ini
Menggilakan logika,
Membuat tanya,
Akankah aku berjuang dengan rasa ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar