Masih dengan suasana natal, natal tahun ini terasa berbeda, tanpa kartun dan tanpa mendengar ocehan mereka untuk Pika (9 tahun) yang selalu ke gereja dekat rumah saat natal dan paskah. Libur 2 hari tidak menjadikan tanggal 25 Desember kemarin istimewa, bangun jam 10 dengan keadaan kost sepi juga rintik hujan yang setia menemani sampai sore hari. Mager, rasa-rasanya kasur adalah tempat ternyaman untuk saat itu. Tanpa pedli tugas seabrek dan janji-janji untuk bermain bersama, mengabaikan ruang 3x3 yang tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal itu.
Ku tarik selimut lebih keatas lagi, sampai kapan cuaca seperti ini, aku benci hujan, membuat malas bergerak, membuat jalanan tergenang air dan kakiku harus basah bercampur tanah, membuat baju-bajuku lebih lama kering, dan dingin. Keinginan untuk pulang aku tahan, biasanya natal adalah salah satu hari yang ku tunggu, sampai saat sekolah hari libur adalah saat membahagiakan namun tidak begitu agaknya dengan kuliah, libur tetap setelahnya akan menumpuk jam-jam pengganti yang lebih membosankan lagi.Banyak kartun-kartun menarik yang walaupun diputar setiap tahunnya selalu masih menarik untuk ditonton. Banyak acara-acara penuh kegembiraan dan nyanyian-nyanyian.
Natal selalu membuat saya menunggu, sampai umur 10 tahun percaya atau tidak saya selalu menantikan Santa Clause dan setiap paginya bangun dengan kekeewaan karena tidak mendapatkan hadiah apapun. Natal, semoga natal kalian penuh dengan kedamaian seperti natal saya.
Malang, 27 Desember kontrakan bastian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar