Jumat, 02 Maret 2012

Coretan (Satu)

Ini hanyalah tulisan kemaran , Seorang anak labil yang masih mencari jati diri. Bodo.

Menyerah Sekarang

 Dihempas dan semua sayap ketulusanku patah.
Terlalu rapuh kah ketulusanku itu?

Aku masih merasa sakit ketika sadar Kamu ada untuknya.
Aku merintih ketika kurasakan semua.
Aku hancur untuk Kamu dan dia.

Kemana ketulusan yg seharusnya mengembang ketika Kamu bahagia bersama nya.

Aku menahan.
Untukku bertahan.
Agar ku tegar.

Tak ku pungkiri akan semua mimpi yg kuharap jadi nyata.
Aku tak mampu mencoba.
Ketakutan akan kesakitan yg tak mau kurasa.
Dan aku menangis dalam bisuku.
Hanya tatap nanar yg bisa ku beri.
Untukmu yg tak bisa ku dapatkan.
Karna aku tak mampu berjuang.
Karna aku hanya aku bagimu.
Bukan yg tersayang.


Harap dalam diam untuk bersamanya :)

Rasa itu indah, tentu saja.
Dengan sgala hal yg membuatnya indah.
Mereka bilang dia biasa, terserah saja.
Karna nanti aku yang akan membuatnya istimewa :)

Aku ingin ini berkah.
Bukan hal menyenangkan namun bakal berubah menyakitkan.
Aku inginkan kepolosan ku untuk mencintainya.
Bukan kebesaran ego yg ku tanamkan dalam gengsi yg luar biasa.
Aku ingin ada rasa deg deg kan ketika hanya melihatnya.
Gurat merah di pipi ketika mereka membicarakannya.
Dan bibir keluhku ketika berhadapan dengannya.
Aku ingin ketulusanku untuk menerima sgala kekurangannya.
Dan dia menerima sgala kurangku yg bakal d tutupi olehnya.
Bukan main-main smata.
Ataupun cinta buta.
Namun sesuatu yg bersih yg membuat bahagia itu nyata.
Atau paling tidak tak akan ku rasakan sakit sendiri. Namun bersamanya :)


Tak Untuk Dihapus

Jika dia.yg pernah jadi alasan alasanmu. 
Yg pernah menjadi temanmu.
Yg dulu mau mengerti kamu.
 

Jika dia dulu adalah penghiburmu.
Dulu adalah andalanmu.
Dan dulu adalah sandaranmu.tempatmu berbagi.
 

Maka itu dulu,sebelum cerita itu habis.dan sebelum akhir itu ada.
  

Dan jika kamu sekarang ingin menghapusnya.rasanya bakal percuma.bakal sia sia.dan tak akan bisa!
 

Semua itu bukan tuk di hapus.
Tapi untuk di pelajari. 
Bukan tuk di buang.
Tapi di kenang.
Bukan tuk di lupakan.
Tapi untuk di simpan.
Di hati :)
  


Dia Kamu Kau adalah SATU


Kalian yang tau certitaku.yg tau kegilaanku untuknya.dulu.sekarang.atau bahkan nanti??
entah.
 

Adalah kamu yg sejak dulu ada di sini(hati).
Adalah kamu yg kehadiranya slalu ku nanti.
Adalah kamu yg hanya bisa membuat ku bersikap bodoh.
Dan kamu yg buathku kehilangan semua kata ketika persapa.
 

Sampai nanti.sampai aku ingin meninggalkan semua ini.
Aku tahu ku tak pantas dapatkan ini. dapatkanmu yg jauh dariku.
Yg selau bisa memiliki semua. yg selau mudah mendapat sgalanya.
 

Aku tahu.aku lancang. maaf saja karna jika kau usir aku dari sini aku kan terus kembali.
Mungkin karna kao yg tak pernah menyakiti.
Dan karna kau yg tak pernah mengerti.
Aku hanya sendiri.masih ingankan kau melihatku walo hanya sekejap nanti.ato nanti

 

Terima Kasih Untuk Tersakiti 


Kepercayaanku menghilang ketika kau membalasnya penghianatan.
Aku masih biasa karna ku bukan siapa-siapa.
Sedangkan mereka. sahabat sekaligus saudara. dan kawan masa perjuangan.
Hanya dengan satu jentikan jari semua berubah.

Tapi mreka diam. tak bicara juga tak mengorek kebenaran. mengikuti kemana permainan ini kau kendalikan.
Dan aku.
Ini hatiku untukmu. tulus .dan mungkin yg paLing polos yg pernah ku beri pada yg ku percaya.
Namun apalah arti semua.

Dan kamu yg menjadikanku seperti batu. diam ketika mereka bicara, bicara ketika mereka diam.
Entah bagaimana yg pasti kamu yg membuat ketulusan itu musnah.
Mungkin karna dikhianati aku ingin menghianati.
Mungkin karna di tinggalkan aku ingin meninggalkan.
Ku tahu itu salah,
Ku tahu ini semua salah,

Tapi terimakasih ,tanpamu aku hanyalah seorang cewek rapuh yg selalu menangis.
Dan terimakasih karnamu aku mampu dan tak kan terpuruk menyesali nasib.
Aku bisa. tentu
Aku mampu harus.
Itu ku tanam sejak satu tahun lalu.sejak ku tahu mencintai itu pahit.
Sejak ku sadar bahwa teman adalah musuh terbesar.

Dan aku tahu kepercayaan itu tlah hilang.

teristimewauntukmu.dimanapun kamu TERIMAKASIH :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar