Jumat, 12 September 2014

Telepon Senja

Tutuu tutuut.....

Assalamualaiku itu terucap hampir bersamaan,

***.... hey,


Opo? *Dari yang awalnya lembut berubah kasar


Blablablablablablabala

Gaisok,

Blablablabla

Ngomong sama ini.

Cukuplah telepon senja hari ini yang mampu menghapus rindu, ah dua pekan tanpa melihatmu memang menjemukkan, tapi bertemu denganmupun jauh lebih menjengkelkan. Sabar, perjuanganku belum kenal batasan, sabar untukmu karena aku masih belum mau menyerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar