Tampaknya memang saya harus melangkah. Tujuan yang utama tentu saja untuk kemaslahatan bersama. Agar paling tidak ada orang-orang yang senyumnya sebagai bayaran dari jerih payah.
Mengesampingkan ego yang teramat besar. Diam-diam saya tak ingin terus-terusan menjadi pecundang. Menutup mata dan telingan, yah kamu tahulah di dunia ini banyak mulut-mulut pengangguran yang berpekerjaan dengan membicarakan orang, tanpa ada manfaat lain dalam hidupnya selain untuk memenuhi kebutuhan nafsu akan kepuasan. "Ternyata aku masih lebih baik " yah seperti itulah alasan-alasan semua itu dilontarkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar