Semakin ke sini semakin ku sadar ketertinggalanku akan mereka. Hasil yang seharusnya sama menjadi jauh, aku menghambat berprosesku sendiri. Harihari yang semakin cepat berlalu seakan hanya angin, numpang lewat untuk kadang sekedar mengingatkan.
Satu minggu, bulan bahkan tahun, kepatahhatianku oleh Tuhan membuatku hidup seakan tanpa tujuan. Setiap harinya halhal tak bermakna terus berulang, Tak mengerti juga akan sampai kapan. Kepercayaanku bahwa aku ini manusian intrinsik hilang, menyalahkan keadaan, lingkungan, takdir waktu yang seakan tak pernah tepat untukku.
Perlu dorongan sekeras apalagi agar sedikit saja ada tujuan yang ingin kunyatakan, tak hanya angan atau asa, juga andai andai yang setiap menit ku latangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar