![]() |
| Embah, (nama samaran) paling kanan, bersama sahabat lawasnya |
Embah, begitu mereka memanggilnya. Nama aslinya? pentingkah? siapa yang membuat identitas baru ini belum diketahui. Ya, panggil saja dia Embah, nama samaran.
Hampir seluruh penjuru jurusan Sosiologi mengenalnya, tua, muda, proletar, borjuis, single, taken, homo, lesbian. Dia membaur di dalam ruang-ruang pembagian ilmu, meresap, menanamkan pemikirannya yang tak kutahu dari mana. Mungkin banyak membaca buku, mungkin juga mengobrol di warung-warung ciu, atau menyerap berbagai informasi terkini yang ada didepanmu.
Rambut lurus sebahu, hitam legam dan kental dengan kuncir satu, aku selalu iri dengan itu. Matamu berkedip beberapa kali ketika menjelaskan banyak hal, kamu memang serba tahu, itu mungkin faktor usiamu, Mbah.
Embah, dengan kartu di saku yang menjadi candu. Menikmati setiap sisi hidup, itu pandanganku. Maaf terkadang aku merengek karna hal-hal sepele, karna cekcok antar bocah dungu. Kamulah si penengah Mbah antara aku dan mereka. Muakkah kamu dengan curhatan basiku? tentang dia yang namanya tak disebutpun semua orang tahu? jangan Mbah, siapa orang yang hanya menanggapi curahan hati dengan senyum ejekan.
Dari mulut culasmu selalu muncul kata-kata baru, menjadi tren terhangat yg wajib di tiru. Katamu Autan baru masuk desaku tahun lalu, tuturmu krokot dan cocor bebek di buat lauk di daerahku. Aku toh mengalah Mbah dengan orang tua sepertimu.
Salahkah jika ku bilang lidahmu tak pernah kelu, selalu ada guyonan nakal mengusik hidupku. Tapi ada yang perlu mereka tahu, aku tahu kelemahanmu, terletak di kedua bukit wajah, dipisah hidung, cukup gerakan tangan kata kotor akan mencercaku.
Embah, berjiwakah kamu? kotorkah hidupmu? atau kelamkah masalalumu? tak pernah ada yang tahu. hahaha... Biarlah Mbah coretak kata ini menjadi catatan kecil hidupmu, bersyukurlah Mbah ada yang bisa menggambarkanmu. Yang kutahu kenapa Embah di sebut Embah ? Karena pemikiran dewasamu yang membuat kami bisu.
*Malang 21 Mei 2014 Teruntuk Embah yang namanya disamarkan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar