Kurang lebih satu tahun, aku masih sangat ingat sore itu saat Bapakku telepon, Bapak jarang menelponku dengan alasan beda operator, setelah aku ganti operator yang samapun tetap saja beliau jarang meneleponku. Satu atau dua kali beliau akan telepon saat sadar anak ragilnya sudah tidak pulang dua minggu lebih, hanya untuk bertanya "Gak mantok nduk?" sudah tak ada yang selebihnya pertanyaan lain seperti, wes maem? lagi opo? pertanyaan yang mengandung perhatian seperti itu. Bapakku selalu curiga saat aku menelpon beliau duluan, pikirnya mesti uang jatah mingguan telah habis.