Jauh di sini aku merindukan mereka, rasanya ingin pulang hanya sekedar merasakan hangatnya pelukan ibuk, merasa senyum sambutan mereka bahkan untuk senyum simpul atau menggoda milik Bapak. Iri ketika semua sedang berkumpul hanya keberadaanku yang kurang. Aku sadar ini sebuah perjuangan, tapi airmataku tak ingin cepat berhenti untuk sekedar rasa yang jarang kurasakan .
Egoku selalu menghalangi rasa sayang yang ingin ku keluarkan, gengsi dan keras kepala, aku rindu mereka, walaupun rasanya sangat singkat untuk sebuah rasa rindu. Rindulku muncul ketika banya beban saat ini, mereka bukan pelarian tapi mereka selalu menenangkan, Mereka tidak selalu memahami, tapi aku tahu doa mereka terpanjat untuk keselamatanku, kesuksesan dan bahagiaku. Di sudut kecil hatinya walau kadang sayang tak selalu dapat diucapkan.